Wednesday, 14 April 2010

Si Reddy Sekarat Setengah Hari

Ada kejadian aneh kemarin dan hari ini.
Kemarin si reddy jatuh 2 kali dan menyebabkan fleksibelity antar slidernya rusak. Makanya kadang-kadang kalau di slide ke atas atau ditutup layarnya nge-blank atau berubah warna secara tidak wajar. Aku langsung panik tingkat tinggi (serius nih!). Pertama selama ini reddy tidak pernah rusak. Kedua aktifitasku hampir semuanya berasal dari si reddy. Haduuh. Ternyata dia sangat berguna! Dia bagian dari hidupku. Hehe..

Spontan langsung aku pulang dan pinjem handphone dirumah yang sedang menganggur. Niatnya sih mau mengurus si reddy yang nafasnya sudah tersenggal-senggal -bayangkan kalo dia bisa bernafas. Tapi aku pergi ke kampus dulu buat asistensi baru ke nokia care centre. Setelah menunggu 1 jam tiada kabar dari dosen, semua sepakat pulang meninggalkannya - whuaa mahasiswa zaman sekarang jahanam-- wkwkawkwaa-- soalnya masing-masing orang punya urusan lain makanya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.

Setelah penungguan yang sia-sia aku langsung ke nokia centre. Tapi yang ada antrinya panjang sekali. Mungkin tokonya mau tutup baru aku dilayani. So, aku pulang.

Besoknya aku ke nokia care centre lainnya. Baru masuk langsung dpt nomor depan alias langsung dilayani tanpa antrian. Yang melayani aku seorang wanita cantik yang umurnya kurang lebih 22-24 an. Tapi gayanya menyeramkan. Bukan karena dia memakai maskara tebal atau sejenisnya. Tapi dia memakai bando dengan hiasan topi kecil dibagian kanan. Kayak anak SMP. Belum lagi setiap dia menyelesaikan 4-5 kalimat, dia mengibaskan rambutnya yang panjang itu kebelakang dan tersenyum pendek. 3-5 menit kemudian di melirik kekukunya yang panjang dan lentik nan indah itu. Wah. Oke kembali ke reddy. Setelah dicek bagian luar katanya si reddy tidak kenapa-kenapa. Heran. Padahal kemarin jelas-jelas sudah nyahok dan mau diganti dlmnya yang rusak. Dicek lagi malah si reddy sudah sembuh. Wah. Ajaib. Katanya kalau mau cek lebih dalam harus di tinggal dalam waktu lama sekitar satu hingga dua minggu. Ogah ah. Aku tidak akan membiarkan si reddy tidur di tempat asing. Hahaha.

Setelah si reddy selesai diurus, aku langsung bertanya mengenai handphone lainya yang dititip Koga. Padahal bukan punyaku tapi kata-kata orang sana si hape tidak bisa kembalikan hidup ke dunia -halah bahasanya jadi lebay-, membuatku syok. Diam. Berpikir. Kebingungan. Tidak tau kalau kerusakkannya seserius ini. Aku sampai bertanya 4 kali pertanyaan yang intinya sama. "Hah? Mati?", "Beneran?", "Serius?", " Bener-bener ga bisa idup bu?". Pasti dalam hati dia mau bilang " ni anak bacot kali".. Hehehe.. Maaf ya mbak berbando topi.

Sambil jalan pulang aku sempet berpikir kalo si 6680 menyerahkan setitik kehidupannya buat si reddy alias E66. Tapi kayaknya hal itu sangat tidak mungkin, diluar logika. Hahaha. Tapi kalau benar terimakasih ya blekog (si 6680).