Friday, 23 April 2010

Sakit Itu Datang Setiap aku Melangkah

Sakit itu datang lagi.
Aku menahan sakit sambil memejamkan mata.
Kadang-kadang aku tersenyum untuk menahan sakit untuk menghibur diriku sendiri.
Untuk menipu orang lain agar tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Ugh.. Tuhan tolong Mery... T.T

Gara-gara kecelakaan sekitar 2 minggu lalu, kakiku mulai sedikit bermasalah. Setiap melakukan aktivitas kakiku mulai nyeri ga karuan. Naik tangga, berkendara, bahkan untuk berjalan biasa saja aku harus menahan sakit dilutut kananku. Setiap melangkah aku selalu berharap ini hanya mimpi. Yang menjadi kendala adalah aktivitasku yang tidak kunjung selesai. Tidak ada waktu untuk istirahat. Kalau dulu sebelum kuliah, setelah kecelakaan aku pasti bisa mengatur waktu untuk istirahat 2 minggu dirumah. Tapi sekarang benar-benar tidak mungkin untuk libur. Bisa ketinggalan tugas banyak sekali. Aduh..

Setiap hari mesti pergi ke Kampus yang jauh sekali. Belum lagi pergi ke Studio untuk asistensi. Lalu kadang-kadang ke Kampus Sudirman juga buat asistensi mata kuliah lain. Tidak lupa kerumah teman untuk mengerjakan tugas kelompok atau presentasi. Fiuhh.. Frekuensi kecelakaan dari pertama masuk kuliah pada semester satu hingga sekarang sudah tidak terhitung jumlahnya. Semua karena aku terlalu lelah, buru-buru kejar dosen untuk asistensi, dan banyak masalah yang dipikirkan ketika dijalan. Hiks.

Maaf ya untuk orang-orang yang sangat menghawatirkanku. Terimakasih banyak untuk Koga yang waktu itu mau antar aku pulang malamnya padahal lagi sakit --- rumahnya jauh pula. Jujur aku sangat tersentuh hingga mengira waktu itu adalah mimpi. Tapi dibawah alam sadarku aku tahu itu nyata. Karena ketika pulang aku tidak merasakan dinginnya malam yang sebenarnya sangat ( sangat sangat ) dingin.
Ketika bersamamu aku selalu merasa hangat. Jadi terasa terlindungi ♥