Pagi-pagi biasanya orang sarapan minum susu atau kopi dan disertakan roti juga. Kadang-kadang ada juga orang sarapan dengan nasi. Tergantung dengan selera dan perekonomian orang. Tapi untukku berbeda. Hampir setiap pagi tidak ada sesuatu yang bisa dijadikan sarapan dirumah. Bukan itu saja. Waktu tidak mengizinkannya. Aku berangkat ke kampus jam 7.55am. Biasanya jam 7.30am bangun langsung mandi dan siap-siap berangkat karena waktu yang dihabiskan dijalan kira-kira 30menit - pernah bikin rekor hingga 17 menit sampai dibukit gara-gara telat bangun dan bangunnya ditelpon teman ~ huahahahaha. Walaupun bangun jam 7am pun tidak mungkin bisa sarapan juga. Pasti aku habiskan waktunya untuk menyelesaikan gambar puriku yang selalu terlantar hingga 1 minggu. Hiks kasihan puri payanganku. Gambar lain sudah selesai tapi dia belum karena perkembangannya kayak siput.
Pas lagi bongkar-bongkar rumah buat mencari minuman selalu saja ketemunya teh. Dimeja makan ada teh. Di meja ruang tamu juga ada teh -- maaf bagi orang-orang yang sudah bertamu selama ini kalau hanya teh yang bisa disuguhkan. Dikamar kadang-kadang ada teh juga. Di dapur apalagi. Jadi hampir seluruh rumah beraroma teh. Hmm..`'•.◦°˚◦°˚`'•. ♥
Ketika dulu pulang sekolah, minuman yang selalu dicari pasti teh botol. Tapi sekarang sejak kuliah minumanku jadi naik level ke nu green tea - huuaahahaaaaha lebay kali. Karena itu ga heran kalau aku sudah pernah mencoba berbagai jenis teh selama ini. Hm.. Jadi curiga. Apa gara-gara teh ya warna kulitku agak lain? wkwka. Impossible. ^^
Tea.Tea.Tea.
♥.Love it.
Thx for coming to my page. I'm here just to shared what I think, feel, learn and heard. Enjoy.
Friday, 30 April 2010
Wednesday, 28 April 2010
Aku Takut Dia Tidak Bahagia
Waktu itu aku takut sekali. Pikiran negatif bermunculan dan lomba banyak-banyakan. Kepalaku pusing.. Aku masih mikirin tugas yang tidak pernah habisnya.. Gambar denah belum sempurna.. harruhh..
T.T
Perasaan itu muncul begitu saja.. Seenaknya datang..
Aku takut.
Setiap aku bertanya jawabannya sama, 'aku gpp.' Bisakah kamu bicara sesuatu yang lain?
Aku benar-benar tidak keberatan kalau kamu menyuruhku berpikir mengenai masalahmu. Itu justru lebih baik daripada sekarang..
Hampir satu minggu aku kebingungan mencari jawaban yang tidak kunjung datang.. Jawaban yang paling aku butuhkan. Jawaban yang akan membuat segalanya jelas. Aku menginginkan kepastian saja.
Sampai suatu hari aku memutuskan datang kepadanya-- walau jarak cukup jauh-- dan meminta putus jika dia memang tidak bahagia denganku. Aku rela walau sebenarnya tidak siap. Tapi aku sungguh-sungguh ingin membuatnya bahagia. Tolong mengertilah.. Tuhan tolong bantu masalahnya karena aku tidak kuasa dan tidak mampu.
T.T
Perasaan itu muncul begitu saja.. Seenaknya datang..
Aku takut.
Setiap aku bertanya jawabannya sama, 'aku gpp.' Bisakah kamu bicara sesuatu yang lain?
Aku benar-benar tidak keberatan kalau kamu menyuruhku berpikir mengenai masalahmu. Itu justru lebih baik daripada sekarang..
Hampir satu minggu aku kebingungan mencari jawaban yang tidak kunjung datang.. Jawaban yang paling aku butuhkan. Jawaban yang akan membuat segalanya jelas. Aku menginginkan kepastian saja.
Sampai suatu hari aku memutuskan datang kepadanya-- walau jarak cukup jauh-- dan meminta putus jika dia memang tidak bahagia denganku. Aku rela walau sebenarnya tidak siap. Tapi aku sungguh-sungguh ingin membuatnya bahagia. Tolong mengertilah.. Tuhan tolong bantu masalahnya karena aku tidak kuasa dan tidak mampu.
Saturday, 24 April 2010
Tiang Hidupku
Ditengah pandanganku yang kabur karena air mata, aku melihat ada bunga kecil tumbuh dipekarangnaku tanpa aku sadari..
Hm,, bunga tanpa nama..
Kulihat angin makin kencang bertiup..
Cuaca makin kacau..
Gerimispun tiba dengan seenaknya..
Bunga itu tetap pada posisinya..
Bahkan tidak ada kelopaknya yang jatuh tertimpa angin ataupun air hujan.
Bunga itu kecil sekali.
Tapi tidak selemah kelihatannya.
Aku ingin menjadi sepertinya..
Dia kuat..
Tidak seperti aku yang rapuh.
Aku merasa sangat lemah..
Lebih lemah dari biasanya.
Kurasakan bahwa tanpanya aku sangat kacau.
Ternyata benar,,
Dialah tiang penyanggaku.
Yang membuat hidupku stabil.
Dan sempurna..
...
Hm,, bunga tanpa nama..
Kulihat angin makin kencang bertiup..
Cuaca makin kacau..
Gerimispun tiba dengan seenaknya..
Bunga itu tetap pada posisinya..
Bahkan tidak ada kelopaknya yang jatuh tertimpa angin ataupun air hujan.
Bunga itu kecil sekali.
Tapi tidak selemah kelihatannya.
Aku ingin menjadi sepertinya..
Dia kuat..
Tidak seperti aku yang rapuh.
Aku merasa sangat lemah..
Lebih lemah dari biasanya.
Kurasakan bahwa tanpanya aku sangat kacau.
Ternyata benar,,
Dialah tiang penyanggaku.
Yang membuat hidupku stabil.
Dan sempurna..
...
Dua Hari Tanpanya
Di tengah kesenjaan.
Aku duduk diatas pagar teras..
Didepanku terbentang jalan dan pemukiman..
Mobil masih sibuk mondar-mandir membuatku pusing.
Motor yang jalannya zig-zag sudah tidak terhitung jumlahnya.
Matahari mulai lelah dan turun dari tahtanya.
Angin mulai datang berlomba-lomba dari arah selatan..
Rambutku terbang terbawa angin yang kencang.
Kulihat daun yang kering menguning mulai berguguran.
Hatiku makin pedih melihatnya gugur..
Seperti perasaanku sekarang..
Aku ingin angin ini menerbangkanku hingga ketempatnya..
Sehingga aku bisa melihatnya lagi.
Dan mendengarkan suaranya yang membuatku bahagia..
Melihat senyumanya yang khas..
Aku ingin berada disebelahnya..
Duduk dan menatapinya..
Walau keberadaanku tidak terlihat untuknya itu tidak menjadi masalah.
Aku hanya ingin berada didekatnya selalu.
.........
Tanpa terasa air mataku mulai menetes..
Mengalir,, dan membasahi bajuku.
Aku merasa sendirian.
......
Tangisanku tidak bisa berhenti..
Hikz..
Aku duduk diatas pagar teras..
Didepanku terbentang jalan dan pemukiman..
Mobil masih sibuk mondar-mandir membuatku pusing.
Motor yang jalannya zig-zag sudah tidak terhitung jumlahnya.
Matahari mulai lelah dan turun dari tahtanya.
Angin mulai datang berlomba-lomba dari arah selatan..
Rambutku terbang terbawa angin yang kencang.
Kulihat daun yang kering menguning mulai berguguran.
Hatiku makin pedih melihatnya gugur..
Seperti perasaanku sekarang..
Aku ingin angin ini menerbangkanku hingga ketempatnya..
Sehingga aku bisa melihatnya lagi.
Dan mendengarkan suaranya yang membuatku bahagia..
Melihat senyumanya yang khas..
Aku ingin berada disebelahnya..
Duduk dan menatapinya..
Walau keberadaanku tidak terlihat untuknya itu tidak menjadi masalah.
Aku hanya ingin berada didekatnya selalu.
.........
Tanpa terasa air mataku mulai menetes..
Mengalir,, dan membasahi bajuku.
Aku merasa sendirian.
......
Tangisanku tidak bisa berhenti..
Hikz..
Asterku Perasaanku
Sekarang aku makin mengerti makna bunga Aster Ericoides. Aku merasakan sesuatu yang berbeda pada hidupku. Perubahan yang berasal dari seseorang.
Aku begitu menginginkan dia ada disisiku~
Bersamaku melalui berbagai hal dengan kecerdasannya~
Melewati masalah sambil memegang-erat tanganku sambil berkata, 'Tenanglah aku sudah disini."
Aku jadi makin menyukai bunga ini ^^. Berharap suatu hari nanti dia memberiku bunga ini dan menunjukan arti bunga ini dengan perbuatannya.
Aku begitu menginginkan dia ada disisiku~
Bersamaku melalui berbagai hal dengan kecerdasannya~
Melewati masalah sambil memegang-erat tanganku sambil berkata, 'Tenanglah aku sudah disini."
Aku jadi makin menyukai bunga ini ^^. Berharap suatu hari nanti dia memberiku bunga ini dan menunjukan arti bunga ini dengan perbuatannya.
Budget Bulan Ini Mau Habis!
Waahh gawat.. Keuangan bulan ini mulai menipis. Padahal masih ada seminggu lagi. Biasanya masih ada sisa uang sekurang-kurangnya 100.000. Sekarang tinggal 20.000 untuk seminggu kedepan. Dipakai untuk uang bensin ya tinggal 5000. Jiaah. Paling-paling bakal habis buat beli Nu Green Tea -- yang sekarang sudah naik harga. OMG... Panic! Banyak barang yang mau kubeli.. Huhuuhuhu.. >,<"
Padahal mau beli bahan-bahan buat tugas akhir Estetika Bentuk 2 yang pengeluarannya paling banyak diantara tugas-tugas lainnya. Hwee... Ini gara-gara uangnya habis sampai 300.000an rupiah untuk perbaikan dan lain hal menyangkut kecelakaan cargo. Aduh. T.T
Semoga bisa tahan uangnya sampai bulan baru nanti. Hiks.
Padahal mau beli bahan-bahan buat tugas akhir Estetika Bentuk 2 yang pengeluarannya paling banyak diantara tugas-tugas lainnya. Hwee... Ini gara-gara uangnya habis sampai 300.000an rupiah untuk perbaikan dan lain hal menyangkut kecelakaan cargo. Aduh. T.T
Semoga bisa tahan uangnya sampai bulan baru nanti. Hiks.
Labels:
Accidental,
Money,
Sacrifice
Friday, 23 April 2010
Hal Itupun Berakhir
Suatu hari dia bertanya,
'Baru aku sadari kalau aku menyukaimu. Bolehkan aku memiliki perasaan itu dan melanjutkan hubungan ini?'
'Boleh'
Seminggu kemudian dia bilang,
'Baru kali ini aku benar-benar menyukai seseorang dan menginginkannya'
'Benarkah?'
'Iya. Baru kali ini aku rasakan seumur hidupku.'
Dua minggu kemudian dia berkata,
'Aku akan selalu ada disisimu. Karena itu tenanglah.'
'Terimakasih.'
Tiga minggu kemudian dia mengatakan,
'Aku bosan hidup seperti ini.'
'Apakah aku juga membosankan bagimu?'
'Tidak tahu. Aku sedang mencari jawabannya.'
Empat minggu kemudian dia bertanya dengan nada bingung,
'Apakah kamu tidak bosan kita bertengkar setiap hari?'
'Tidak. Karena pada akhirnya kita baikan lagi.'
Lima minggu kemudian sambil marah dia bertanya,
'Kenapa sih kamu tidak bisa ngertiin aku?'
'Harusnya aku yang bilang seperti itu. Aku sudah mencoba tapi kamu yang tidak pernah mengerti tentang aku.'
Lima minggu kemudian aku bertanya sesuatu yang tidak kusangka,
'Apakah kamu tidak capek menangis terus karena aku?'
'Lumayan. Kalau kamu mengerti hal itu tolong ubahlah.'
Tujuh minggu kemudian dia memutuskan sesuatu.
'Aku tidak ingin melihatmu menderita karena aku. Aku tidak ingin melupakanmu. Tapi aku hanya ingin mengubah hubungan kita.'
"Selamat tinggal. Maaf. Dan terimakasih untukmu."
END
'Baru aku sadari kalau aku menyukaimu. Bolehkan aku memiliki perasaan itu dan melanjutkan hubungan ini?'
'Boleh'
Seminggu kemudian dia bilang,
'Baru kali ini aku benar-benar menyukai seseorang dan menginginkannya'
'Benarkah?'
'Iya. Baru kali ini aku rasakan seumur hidupku.'
Dua minggu kemudian dia berkata,
'Aku akan selalu ada disisimu. Karena itu tenanglah.'
'Terimakasih.'
Tiga minggu kemudian dia mengatakan,
'Aku bosan hidup seperti ini.'
'Apakah aku juga membosankan bagimu?'
'Tidak tahu. Aku sedang mencari jawabannya.'
Empat minggu kemudian dia bertanya dengan nada bingung,
'Apakah kamu tidak bosan kita bertengkar setiap hari?'
'Tidak. Karena pada akhirnya kita baikan lagi.'
Lima minggu kemudian sambil marah dia bertanya,
'Kenapa sih kamu tidak bisa ngertiin aku?'
'Harusnya aku yang bilang seperti itu. Aku sudah mencoba tapi kamu yang tidak pernah mengerti tentang aku.'
Lima minggu kemudian aku bertanya sesuatu yang tidak kusangka,
'Apakah kamu tidak capek menangis terus karena aku?'
'Lumayan. Kalau kamu mengerti hal itu tolong ubahlah.'
Tujuh minggu kemudian dia memutuskan sesuatu.
'Aku tidak ingin melihatmu menderita karena aku. Aku tidak ingin melupakanmu. Tapi aku hanya ingin mengubah hubungan kita.'
"Selamat tinggal. Maaf. Dan terimakasih untukmu."
END
Sakit Itu Datang Setiap aku Melangkah
Sakit itu datang lagi.
Aku menahan sakit sambil memejamkan mata.
Kadang-kadang aku tersenyum untuk menahan sakit untuk menghibur diriku sendiri.
Untuk menipu orang lain agar tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Ugh.. Tuhan tolong Mery... T.T
Gara-gara kecelakaan sekitar 2 minggu lalu, kakiku mulai sedikit bermasalah. Setiap melakukan aktivitas kakiku mulai nyeri ga karuan. Naik tangga, berkendara, bahkan untuk berjalan biasa saja aku harus menahan sakit dilutut kananku. Setiap melangkah aku selalu berharap ini hanya mimpi. Yang menjadi kendala adalah aktivitasku yang tidak kunjung selesai. Tidak ada waktu untuk istirahat. Kalau dulu sebelum kuliah, setelah kecelakaan aku pasti bisa mengatur waktu untuk istirahat 2 minggu dirumah. Tapi sekarang benar-benar tidak mungkin untuk libur. Bisa ketinggalan tugas banyak sekali. Aduh..
Setiap hari mesti pergi ke Kampus yang jauh sekali. Belum lagi pergi ke Studio untuk asistensi. Lalu kadang-kadang ke Kampus Sudirman juga buat asistensi mata kuliah lain. Tidak lupa kerumah teman untuk mengerjakan tugas kelompok atau presentasi. Fiuhh.. Frekuensi kecelakaan dari pertama masuk kuliah pada semester satu hingga sekarang sudah tidak terhitung jumlahnya. Semua karena aku terlalu lelah, buru-buru kejar dosen untuk asistensi, dan banyak masalah yang dipikirkan ketika dijalan. Hiks.
Maaf ya untuk orang-orang yang sangat menghawatirkanku. Terimakasih banyak untuk Koga yang waktu itu mau antar aku pulang malamnya padahal lagi sakit --- rumahnya jauh pula. Jujur aku sangat tersentuh hingga mengira waktu itu adalah mimpi. Tapi dibawah alam sadarku aku tahu itu nyata. Karena ketika pulang aku tidak merasakan dinginnya malam yang sebenarnya sangat ( sangat sangat ) dingin.
Ketika bersamamu aku selalu merasa hangat. Jadi terasa terlindungi ♥
Aku menahan sakit sambil memejamkan mata.
Kadang-kadang aku tersenyum untuk menahan sakit untuk menghibur diriku sendiri.
Untuk menipu orang lain agar tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Ugh.. Tuhan tolong Mery... T.T
Gara-gara kecelakaan sekitar 2 minggu lalu, kakiku mulai sedikit bermasalah. Setiap melakukan aktivitas kakiku mulai nyeri ga karuan. Naik tangga, berkendara, bahkan untuk berjalan biasa saja aku harus menahan sakit dilutut kananku. Setiap melangkah aku selalu berharap ini hanya mimpi. Yang menjadi kendala adalah aktivitasku yang tidak kunjung selesai. Tidak ada waktu untuk istirahat. Kalau dulu sebelum kuliah, setelah kecelakaan aku pasti bisa mengatur waktu untuk istirahat 2 minggu dirumah. Tapi sekarang benar-benar tidak mungkin untuk libur. Bisa ketinggalan tugas banyak sekali. Aduh..
Setiap hari mesti pergi ke Kampus yang jauh sekali. Belum lagi pergi ke Studio untuk asistensi. Lalu kadang-kadang ke Kampus Sudirman juga buat asistensi mata kuliah lain. Tidak lupa kerumah teman untuk mengerjakan tugas kelompok atau presentasi. Fiuhh.. Frekuensi kecelakaan dari pertama masuk kuliah pada semester satu hingga sekarang sudah tidak terhitung jumlahnya. Semua karena aku terlalu lelah, buru-buru kejar dosen untuk asistensi, dan banyak masalah yang dipikirkan ketika dijalan. Hiks.
Maaf ya untuk orang-orang yang sangat menghawatirkanku. Terimakasih banyak untuk Koga yang waktu itu mau antar aku pulang malamnya padahal lagi sakit --- rumahnya jauh pula. Jujur aku sangat tersentuh hingga mengira waktu itu adalah mimpi. Tapi dibawah alam sadarku aku tahu itu nyata. Karena ketika pulang aku tidak merasakan dinginnya malam yang sebenarnya sangat ( sangat sangat ) dingin.
Ketika bersamamu aku selalu merasa hangat. Jadi terasa terlindungi ♥
Sunday, 18 April 2010
Our friendship is always continue 'till now
Aku tau kau begitu berarti bagiku
Banyak hal yang sudah kita lewati tanpa kita sadari
My Friend ( forever )…
I hope it helps a little just to know
That you’re my thoughts now more than ever.
Memories of love never fade away
They live on in your heart
True friendship is like wine
We appreciate it more as it grows older.
Here’s to our ever lasting friendship.
Kamu temanku yang berharga…
Semua berawal dari kelas satu SMP…
Kita kenalan di tempat les…
Duduk bareng…
Belajar bareng…
Sampai kita berpisah karena beda level kelas
Ketika kamu mau pindah kekelasku…
dan bertanya aku dikelas berapa…
Seseorang bernama LK nyuruh aku berbohong…
Alhasil kita beda kelas lagi…
Padahal aku pikir kita bakal bersama.
Pas kelas 3 SMP…
Ingat ga' kalau kita sekelas pas pejalaran Indo…
Aku dan LK duduk disisimu…
Kamu kerjain soal dan aku bersama LK nunggu setoran jawaban…
Kita lakukan sesuatu yang out of mind and impossible…
Kita berhasil dapat si hitam berkaki dan
Si Biru yang udah dead battlow…
Waktu itu benar-benar hari yang deg”an banget…
Kita dipanggil terus ke ayam Raj dan si kakek putih sekarat…
Banyak banget orang yang menyebalkan disekitar kita…
[skip this section]
Kelas 9 ini yang paling worst dalam hidup.
Pernah kita bertengkar gara” LK and IY kompakan kerjain kita.
Kita pernah saling tidak percaya dan saling nuduh.
Entah karena waktu or what,
Kita temanan lagi dan janji tidak saling nuduh lagi.
Kita juga pernah saling benci sampai mogok sms.
Paling parah masalah tentang si AJ.
Semoga saja tidak terulang kembali.
Maaf ya selama ini aku tidak mau mengalah & egois.
Aku hanya mengikuti alur cerita yang kamu inginkan.
Memasuki bulan July.
Hidupku hitam putih,,,
Aku tidak semangat ke sekolah karena kamu sudah pindah.
Yang paling sebel,,,
LK juga di sekolah yang sama yang kemudian akan sekelas denganku.
Merasa ga kalau aku dan LK tu berjodoh,
Hingga kelas tiga pun aku masih sebangku dengannya.
Kehidupan SMA ku berubah 180 derajat,,,
Pas kelas satu,,,
Aku masih sebel banget sama LK,
Gara” pernah bikin kita bertengkar.
Jadinya aku duduk jauh berlawanan jauh dengannya.
Dengan begitu aku duduk sebangku dengan NP.
Entah gimana kejadiannya,
Aku dan LK (lagi) kompakan kerjain NP sampai keluar.
Kelas satu selesai, NP pun keluar dengan sendirinya.
Pas kelas dua,
LK2 jatuhin LG Shine-ku.
Saat itu aku benar” berasa terasa terimidasi.
Aku dekat banget dengan ADF,
Karena tempat duduk kami dekat jadi sering ngobrol.
Dari dia aku tahu kalau dia suka AS dan minta ramal melulu.
AN yang pernah dua kali tembak AS yang membuat ADF mulai menyerah.
WP yang suka bergosip pun ikut peran.
Hampir setiap waktu LK kasih tahu WP tentang semua kejelekanmu.
Selesai cerita mengenaimu, ketawanya tidak akan bisa berhenti hingga sebuah mata pelajaran selesai.
WP pun membuat gossip baru,
Setelah si TK mengertaknya, WP tidak berani berbicara sedikit pun tentang kamu.
Kemudian LM mengikuti jejak WP.
Seperti yang kamu tahu,
Semua yang diceritakan lewat mulutnya selalu ditambahkan dengan bumbu” yang tidak benar.
[Hope you like my writing]
To: Yumi
From: Kaz
Banyak hal yang sudah kita lewati tanpa kita sadari
My Friend ( forever )…
I hope it helps a little just to know
That you’re my thoughts now more than ever.
Memories of love never fade away
They live on in your heart
True friendship is like wine
We appreciate it more as it grows older.
Here’s to our ever lasting friendship.
Kamu temanku yang berharga…
Semua berawal dari kelas satu SMP…
Kita kenalan di tempat les…
Duduk bareng…
Belajar bareng…
Sampai kita berpisah karena beda level kelas
Ketika kamu mau pindah kekelasku…
dan bertanya aku dikelas berapa…
Seseorang bernama LK nyuruh aku berbohong…
Alhasil kita beda kelas lagi…
Padahal aku pikir kita bakal bersama.
Pas kelas 3 SMP…
Ingat ga' kalau kita sekelas pas pejalaran Indo…
Aku dan LK duduk disisimu…
Kamu kerjain soal dan aku bersama LK nunggu setoran jawaban…
Kita lakukan sesuatu yang out of mind and impossible…
Kita berhasil dapat si hitam berkaki dan
Si Biru yang udah dead battlow…
Waktu itu benar-benar hari yang deg”an banget…
Kita dipanggil terus ke ayam Raj dan si kakek putih sekarat…
Banyak banget orang yang menyebalkan disekitar kita…
[skip this section]
Kelas 9 ini yang paling worst dalam hidup.
Pernah kita bertengkar gara” LK and IY kompakan kerjain kita.
Kita pernah saling tidak percaya dan saling nuduh.
Entah karena waktu or what,
Kita temanan lagi dan janji tidak saling nuduh lagi.
Kita juga pernah saling benci sampai mogok sms.
Paling parah masalah tentang si AJ.
Semoga saja tidak terulang kembali.
Maaf ya selama ini aku tidak mau mengalah & egois.
Aku hanya mengikuti alur cerita yang kamu inginkan.
Memasuki bulan July.
Hidupku hitam putih,,,
Aku tidak semangat ke sekolah karena kamu sudah pindah.
Yang paling sebel,,,
LK juga di sekolah yang sama yang kemudian akan sekelas denganku.
Merasa ga kalau aku dan LK tu berjodoh,
Hingga kelas tiga pun aku masih sebangku dengannya.
Kehidupan SMA ku berubah 180 derajat,,,
Pas kelas satu,,,
Aku masih sebel banget sama LK,
Gara” pernah bikin kita bertengkar.
Jadinya aku duduk jauh berlawanan jauh dengannya.
Dengan begitu aku duduk sebangku dengan NP.
Entah gimana kejadiannya,
Aku dan LK (lagi) kompakan kerjain NP sampai keluar.
Kelas satu selesai, NP pun keluar dengan sendirinya.
Pas kelas dua,
LK2 jatuhin LG Shine-ku.
Saat itu aku benar” berasa terasa terimidasi.
Aku dekat banget dengan ADF,
Karena tempat duduk kami dekat jadi sering ngobrol.
Dari dia aku tahu kalau dia suka AS dan minta ramal melulu.
AN yang pernah dua kali tembak AS yang membuat ADF mulai menyerah.
WP yang suka bergosip pun ikut peran.
Hampir setiap waktu LK kasih tahu WP tentang semua kejelekanmu.
Selesai cerita mengenaimu, ketawanya tidak akan bisa berhenti hingga sebuah mata pelajaran selesai.
WP pun membuat gossip baru,
Setelah si TK mengertaknya, WP tidak berani berbicara sedikit pun tentang kamu.
Kemudian LM mengikuti jejak WP.
Seperti yang kamu tahu,
Semua yang diceritakan lewat mulutnya selalu ditambahkan dengan bumbu” yang tidak benar.
[Hope you like my writing]
To: Yumi
From: Kaz
Labels:
Accidental,
Friendship,
Health,
Holiday,
Sacrifice,
Tears
Wednesday, 14 April 2010
Si Reddy Sekarat Setengah Hari
Ada kejadian aneh kemarin dan hari ini.
Kemarin si reddy jatuh 2 kali dan menyebabkan fleksibelity antar slidernya rusak. Makanya kadang-kadang kalau di slide ke atas atau ditutup layarnya nge-blank atau berubah warna secara tidak wajar. Aku langsung panik tingkat tinggi (serius nih!). Pertama selama ini reddy tidak pernah rusak. Kedua aktifitasku hampir semuanya berasal dari si reddy. Haduuh. Ternyata dia sangat berguna! Dia bagian dari hidupku. Hehe..
Spontan langsung aku pulang dan pinjem handphone dirumah yang sedang menganggur. Niatnya sih mau mengurus si reddy yang nafasnya sudah tersenggal-senggal -bayangkan kalo dia bisa bernafas. Tapi aku pergi ke kampus dulu buat asistensi baru ke nokia care centre. Setelah menunggu 1 jam tiada kabar dari dosen, semua sepakat pulang meninggalkannya - whuaa mahasiswa zaman sekarang jahanam-- wkwkawkwaa-- soalnya masing-masing orang punya urusan lain makanya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
Setelah penungguan yang sia-sia aku langsung ke nokia centre. Tapi yang ada antrinya panjang sekali. Mungkin tokonya mau tutup baru aku dilayani. So, aku pulang.
Besoknya aku ke nokia care centre lainnya. Baru masuk langsung dpt nomor depan alias langsung dilayani tanpa antrian. Yang melayani aku seorang wanita cantik yang umurnya kurang lebih 22-24 an. Tapi gayanya menyeramkan. Bukan karena dia memakai maskara tebal atau sejenisnya. Tapi dia memakai bando dengan hiasan topi kecil dibagian kanan. Kayak anak SMP. Belum lagi setiap dia menyelesaikan 4-5 kalimat, dia mengibaskan rambutnya yang panjang itu kebelakang dan tersenyum pendek. 3-5 menit kemudian di melirik kekukunya yang panjang dan lentik nan indah itu. Wah. Oke kembali ke reddy. Setelah dicek bagian luar katanya si reddy tidak kenapa-kenapa. Heran. Padahal kemarin jelas-jelas sudah nyahok dan mau diganti dlmnya yang rusak. Dicek lagi malah si reddy sudah sembuh. Wah. Ajaib. Katanya kalau mau cek lebih dalam harus di tinggal dalam waktu lama sekitar satu hingga dua minggu. Ogah ah. Aku tidak akan membiarkan si reddy tidur di tempat asing. Hahaha.
Setelah si reddy selesai diurus, aku langsung bertanya mengenai handphone lainya yang dititip Koga. Padahal bukan punyaku tapi kata-kata orang sana si hape tidak bisa kembalikan hidup ke dunia -halah bahasanya jadi lebay-, membuatku syok. Diam. Berpikir. Kebingungan. Tidak tau kalau kerusakkannya seserius ini. Aku sampai bertanya 4 kali pertanyaan yang intinya sama. "Hah? Mati?", "Beneran?", "Serius?", " Bener-bener ga bisa idup bu?". Pasti dalam hati dia mau bilang " ni anak bacot kali".. Hehehe.. Maaf ya mbak berbando topi.
Sambil jalan pulang aku sempet berpikir kalo si 6680 menyerahkan setitik kehidupannya buat si reddy alias E66. Tapi kayaknya hal itu sangat tidak mungkin, diluar logika. Hahaha. Tapi kalau benar terimakasih ya blekog (si 6680).
Kemarin si reddy jatuh 2 kali dan menyebabkan fleksibelity antar slidernya rusak. Makanya kadang-kadang kalau di slide ke atas atau ditutup layarnya nge-blank atau berubah warna secara tidak wajar. Aku langsung panik tingkat tinggi (serius nih!). Pertama selama ini reddy tidak pernah rusak. Kedua aktifitasku hampir semuanya berasal dari si reddy. Haduuh. Ternyata dia sangat berguna! Dia bagian dari hidupku. Hehe..
Spontan langsung aku pulang dan pinjem handphone dirumah yang sedang menganggur. Niatnya sih mau mengurus si reddy yang nafasnya sudah tersenggal-senggal -bayangkan kalo dia bisa bernafas. Tapi aku pergi ke kampus dulu buat asistensi baru ke nokia care centre. Setelah menunggu 1 jam tiada kabar dari dosen, semua sepakat pulang meninggalkannya - whuaa mahasiswa zaman sekarang jahanam-- wkwkawkwaa-- soalnya masing-masing orang punya urusan lain makanya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
Setelah penungguan yang sia-sia aku langsung ke nokia centre. Tapi yang ada antrinya panjang sekali. Mungkin tokonya mau tutup baru aku dilayani. So, aku pulang.
Besoknya aku ke nokia care centre lainnya. Baru masuk langsung dpt nomor depan alias langsung dilayani tanpa antrian. Yang melayani aku seorang wanita cantik yang umurnya kurang lebih 22-24 an. Tapi gayanya menyeramkan. Bukan karena dia memakai maskara tebal atau sejenisnya. Tapi dia memakai bando dengan hiasan topi kecil dibagian kanan. Kayak anak SMP. Belum lagi setiap dia menyelesaikan 4-5 kalimat, dia mengibaskan rambutnya yang panjang itu kebelakang dan tersenyum pendek. 3-5 menit kemudian di melirik kekukunya yang panjang dan lentik nan indah itu. Wah. Oke kembali ke reddy. Setelah dicek bagian luar katanya si reddy tidak kenapa-kenapa. Heran. Padahal kemarin jelas-jelas sudah nyahok dan mau diganti dlmnya yang rusak. Dicek lagi malah si reddy sudah sembuh. Wah. Ajaib. Katanya kalau mau cek lebih dalam harus di tinggal dalam waktu lama sekitar satu hingga dua minggu. Ogah ah. Aku tidak akan membiarkan si reddy tidur di tempat asing. Hahaha.
Setelah si reddy selesai diurus, aku langsung bertanya mengenai handphone lainya yang dititip Koga. Padahal bukan punyaku tapi kata-kata orang sana si hape tidak bisa kembalikan hidup ke dunia -halah bahasanya jadi lebay-, membuatku syok. Diam. Berpikir. Kebingungan. Tidak tau kalau kerusakkannya seserius ini. Aku sampai bertanya 4 kali pertanyaan yang intinya sama. "Hah? Mati?", "Beneran?", "Serius?", " Bener-bener ga bisa idup bu?". Pasti dalam hati dia mau bilang " ni anak bacot kali".. Hehehe.. Maaf ya mbak berbando topi.
Sambil jalan pulang aku sempet berpikir kalo si 6680 menyerahkan setitik kehidupannya buat si reddy alias E66. Tapi kayaknya hal itu sangat tidak mungkin, diluar logika. Hahaha. Tapi kalau benar terimakasih ya blekog (si 6680).
Half Angel
Aku setengah manusia dan malaikat.
Hidup disurga tidak bisa karena aku kurang baik.
Hidup di bumi juga tidak bisa karena aku kurang jahat.
Aku tidak bisa kembali ke surga karena ada sesuatu di Bumi yang menjerat hatiku.
Aku terperangkap oleh sesuatu yang tidak terlihat pada dirinya.
Dia menyulapku hingga tergila-gila.
Aku jatuh cinta dengan seseorang di bumi.
Aku bertahan disini karena keberadaanya.
Dialah yang mengajarkanku arti tega sebenarnya.
Makanya aku sudah biasa di-tegain olehnya.
Hm..
Maybe he's actually a demon.
Hoho.. ^^
Inspirated by someone.
Thx Koga~
Hidup disurga tidak bisa karena aku kurang baik.
Hidup di bumi juga tidak bisa karena aku kurang jahat.
Aku tidak bisa kembali ke surga karena ada sesuatu di Bumi yang menjerat hatiku.
Aku terperangkap oleh sesuatu yang tidak terlihat pada dirinya.
Dia menyulapku hingga tergila-gila.
Aku jatuh cinta dengan seseorang di bumi.
Aku bertahan disini karena keberadaanya.
Dialah yang mengajarkanku arti tega sebenarnya.
Makanya aku sudah biasa di-tegain olehnya.
Hm..
Maybe he's actually a demon.
Hoho.. ^^
Inspirated by someone.
Thx Koga~
Tuesday, 13 April 2010
I'm Tired
Setelah sekian kali memaksakan diri untuk kerja, kerja, dan kerja sekarang sudah tidak bisa lagi. Sudah tenaga terakhir. Jadi keputusannya, hari ini aku tidak kuliah - dalam sejarah aku kuliah, salama ini belum pernah mengambil jatah bolos sekalipun.
Huft. Tapi tugas masih banyak sekali dan selalu ada tugas baru ketika tugas lain selesai. Kapan bisa istirahat coba. Dosen masih tunggu anak-anak datang asistensi. Temen-temen masih tunggu buat kerjain tugas sama-sama. Orangtua yang selalu stand by di rumah buat mendengarkan anaknya bercerita dengan muka berseri-seri, tapi kenyataannya aku hanya sempet bicara dengan orangtua 2-3 hari sekali. Masih mencari waktu buat perbaiki motor temen. Handphoneku rusak dan belum sempat keservis. Haruhh.. Hai dunia, tau ga aku capek sekali..
Huft. Tapi tugas masih banyak sekali dan selalu ada tugas baru ketika tugas lain selesai. Kapan bisa istirahat coba. Dosen masih tunggu anak-anak datang asistensi. Temen-temen masih tunggu buat kerjain tugas sama-sama. Orangtua yang selalu stand by di rumah buat mendengarkan anaknya bercerita dengan muka berseri-seri, tapi kenyataannya aku hanya sempet bicara dengan orangtua 2-3 hari sekali. Masih mencari waktu buat perbaiki motor temen. Handphoneku rusak dan belum sempat keservis. Haruhh.. Hai dunia, tau ga aku capek sekali..
Sunday, 11 April 2010
Dibawah Hujan, Air Mataku Tidaklah Berarti
Hari ini tiba-tiba aku bertengkar sama Koga. Bener-benar tanpa ada niat dan kesengajaan. Mukanya seram sekali menatapku dengan dingin. Langsung aku tau bahwa ak SALAH.
Banyak hal negatif yang sempat terlintas dalam pikiranku waktu itu. Aku langsung berbalik dan menuju mobil meninggalkannya.
Diluar gerimis. Sementara jarak parkiran mobilku cukup jauh. Aku berjalan melintasi jalanan yang penuh genangan air. Kakiku terseret menahan sakit. Tangisanku tidak bisa berhenti. Aku tidak tau bagaimana cara menyelesaikannya dengan benar. Aku mulai berhenti melangkah. Ak diam. Siapa tau kepalaku bisa dingin dengan air hujan ini.
Akan tetapi hujan makin deras dan membasahi bajuku. Kemudian aku berjalan kembali ke arah mobil.
Masuk ke dalam mobil aku hanya diam. Tidak melakukan apa-apa kecuali memandang langit-langit mobil agar air mataku tidak mengalir lagi. Aku menunggunya tanpa kepastian. Menunggu.
Tanpa kusadari didalam mobil itu pengap sekali. Tidak bisa bernafas. Kepalaku mulai pening. Seketika aku langsung tau aku salah telah menunggunya. Harusnya aku yang menghampirinya dan minta maaf secara langsung karena aku memang salah.
Hujan masih turun deras dengan kejamnya. Tapi keringatku mengalir. Nafasku tidak beraturan. Aku berjalan secepat mungkin. Aku hanya ingin menemuinya dan berkata, "Maafkan aku. Aku mencintaimu."
Banyak hal negatif yang sempat terlintas dalam pikiranku waktu itu. Aku langsung berbalik dan menuju mobil meninggalkannya.
Diluar gerimis. Sementara jarak parkiran mobilku cukup jauh. Aku berjalan melintasi jalanan yang penuh genangan air. Kakiku terseret menahan sakit. Tangisanku tidak bisa berhenti. Aku tidak tau bagaimana cara menyelesaikannya dengan benar. Aku mulai berhenti melangkah. Ak diam. Siapa tau kepalaku bisa dingin dengan air hujan ini.
Akan tetapi hujan makin deras dan membasahi bajuku. Kemudian aku berjalan kembali ke arah mobil.
Masuk ke dalam mobil aku hanya diam. Tidak melakukan apa-apa kecuali memandang langit-langit mobil agar air mataku tidak mengalir lagi. Aku menunggunya tanpa kepastian. Menunggu.
Tanpa kusadari didalam mobil itu pengap sekali. Tidak bisa bernafas. Kepalaku mulai pening. Seketika aku langsung tau aku salah telah menunggunya. Harusnya aku yang menghampirinya dan minta maaf secara langsung karena aku memang salah.
Hujan masih turun deras dengan kejamnya. Tapi keringatku mengalir. Nafasku tidak beraturan. Aku berjalan secepat mungkin. Aku hanya ingin menemuinya dan berkata, "Maafkan aku. Aku mencintaimu."
Friday, 9 April 2010
Angka 2, 5, dan 7 Dalam Kehidupanku
Saya lahir pada tanggal 25.
Lahir pada bulan dengan angka jumlah tanggal lahir saya, bulan tujuh - Juli.
Biasanya atau bahkan selalu memberi jawaban setelah orang menyatakan prasaannya adalah 7 hari setelahnya.
Pacaran pertama kali pada tanggal 7.
Putus setelah 52 hari setelahnya.
Tanggal pembuatan passport saya tanggal 25.
Total angka '7' dan '5' pada no handphone saya ada 5 digit.
Sampai saat ini sudah ganti handphone 5x.
Salah satu nasib handphoneku dengan tragisnya jatuh ke aspal karena kecelakaan setelah 5 bulan kemudian sejak pembelian dan koma setelah dijatuhin tanpa kepri-handphone-an oleh teman 7 bulan setelahnya. Dan 2 bulan kemudian setelah koma dia pun tidur selamanya - maksudnya di turn off, dikembalikan ke kotak, dan dipajangkan dikamar.
Utang teman ke saya selalu ada angka '5' nya.
Lukisanku yang ke-2 mendapat peringkat ke-7 dari 52 peserta, padahal hanya menggunakan 5 warna dan 2 kuas dalam rentang waktu 2 jam.
Nomor handphoneku dengan orang yang kusayang memiliki 5 no yang sama -- jika angka depannya (081) tidak dihitung karena dianggap no umum.
Temenan dengan orang yang paling kupercaya 7 tahun lamanya (semoga aja masih bisa lanjut).
Lahir pada bulan dengan angka jumlah tanggal lahir saya, bulan tujuh - Juli.
Biasanya atau bahkan selalu memberi jawaban setelah orang menyatakan prasaannya adalah 7 hari setelahnya.
Pacaran pertama kali pada tanggal 7.
Putus setelah 52 hari setelahnya.
Tanggal pembuatan passport saya tanggal 25.
Total angka '7' dan '5' pada no handphone saya ada 5 digit.
Sampai saat ini sudah ganti handphone 5x.
Salah satu nasib handphoneku dengan tragisnya jatuh ke aspal karena kecelakaan setelah 5 bulan kemudian sejak pembelian dan koma setelah dijatuhin tanpa kepri-handphone-an oleh teman 7 bulan setelahnya. Dan 2 bulan kemudian setelah koma dia pun tidur selamanya - maksudnya di turn off, dikembalikan ke kotak, dan dipajangkan dikamar.
Utang teman ke saya selalu ada angka '5' nya.
Lukisanku yang ke-2 mendapat peringkat ke-7 dari 52 peserta, padahal hanya menggunakan 5 warna dan 2 kuas dalam rentang waktu 2 jam.
Nomor handphoneku dengan orang yang kusayang memiliki 5 no yang sama -- jika angka depannya (081) tidak dihitung karena dianggap no umum.
Temenan dengan orang yang paling kupercaya 7 tahun lamanya (semoga aja masih bisa lanjut).
Labels:
Accidental,
Friendship,
Handphone,
Love
Subscribe to:
Comments (Atom)