Today Jan 28 2010. Aku tau hal ini cepat atau lambat pasti datang. Tapi aku tidak siap. Batinku tidak sekuat kelihatannya.
Hiks..
He's so annoying!!
Padahal aku percaya padanya..
tapi ternyata tidak seindah kata-katanya dulu.
Hatiku sakit banget.
Mungkin aku akan susah mencintai seseorang lagi dalam jangka waktu lama.
Hiks...
Thx for coming to my page. I'm here just to shared what I think, feel, learn and heard. Enjoy.
Tuesday, 19 January 2010
Haduh,, bunga teratainya mati digigit kura-kura.
Kenapa hidup ku tidak pernah merasa tenang!? Makin hari ada ajah masalah. Entah dari keluarga dan kampus. Huufftt. Capek..
Di kebunku ada kolam ikan. Disana ada bunga teratai berwarna biru. Dulu pas SMA ada lomba melukis aku mengambil bunga teratai sebagai objeknya karena kehabisan ide. Hahaha. Ga menang gara-gara daunnya salah kasih warna - kecampur ama warna lain soalnya. Tapi sekarang objek lukisanku sudah tidak ada dikolamnya lagi. Yang ada malah kura-kura yang jingkrak-jingkrak kesana kemari bahagia. Mungkin gara-gara waktu itu kura-kuranya naik ke daun teratai terus kejebur karena daunnya tidak kuat menahan beban. Kan kura-kuranya gendut. Tapi kayaknya ga terlalu bermasalah deh dengan kura-kuranya. Entahlah. Sampai sekarang aku masih bingung kenapa teratainya digigit putus batangnya sama kura-kura.
Hm.. Aku berharap bisa jadi Nymphaea lotus. Bunga ini hebat loh. Setinggi-tingginya air berada bunga teratai akan selalu berada diatasnya. Jadi sebesar apa pun masalahnya aku harus bisa melaluinya. Ya kadang-kadang cobaannya terlalu berat. Aku kan bukan manusia serba bisa. Pikiranku juga terbatas. Tanganku juga cuman ada dua. Tapi tuntutan orang padaku melebihi kemampuanku.
Di kebunku ada kolam ikan. Disana ada bunga teratai berwarna biru. Dulu pas SMA ada lomba melukis aku mengambil bunga teratai sebagai objeknya karena kehabisan ide. Hahaha. Ga menang gara-gara daunnya salah kasih warna - kecampur ama warna lain soalnya. Tapi sekarang objek lukisanku sudah tidak ada dikolamnya lagi. Yang ada malah kura-kura yang jingkrak-jingkrak kesana kemari bahagia. Mungkin gara-gara waktu itu kura-kuranya naik ke daun teratai terus kejebur karena daunnya tidak kuat menahan beban. Kan kura-kuranya gendut. Tapi kayaknya ga terlalu bermasalah deh dengan kura-kuranya. Entahlah. Sampai sekarang aku masih bingung kenapa teratainya digigit putus batangnya sama kura-kura.
Hm.. Aku berharap bisa jadi Nymphaea lotus. Bunga ini hebat loh. Setinggi-tingginya air berada bunga teratai akan selalu berada diatasnya. Jadi sebesar apa pun masalahnya aku harus bisa melaluinya. Ya kadang-kadang cobaannya terlalu berat. Aku kan bukan manusia serba bisa. Pikiranku juga terbatas. Tanganku juga cuman ada dua. Tapi tuntutan orang padaku melebihi kemampuanku.
Tuesday, 12 January 2010
Aster Ericoides
Bunga Aster mempunyai nama latin Aster ericoides. Arti bunga ini adalah bintang. Simbol cinta, cinta yang setia, keindahan, dan pemikiran yang dalam. Aku menyukai bunga ini karena keadaan dan arti ini mirip denganku. Bunga ini memiliki hampir 600 spesies di muka bumi. Mempunyai warna-warna cantik yang beragam - seperti keadaan hatiku yang suka berubah-rubah. Apalagi bunga aster yang berwarna pink berarti cinta yang setia - begitulah aku memperlakukan semua orang yang aku sayangi dan cintai. Aku susah melupakan orang yang pernah ada dihidupku.
Holiday is coming. But I just feel bored here.
Biasanya setiap hari ada ajah yang bisa dikerjakan.. Tugas kuliah yang seabrek, entah itu estetika bentuk - tugasnya selalu mengeluarkan duit, menggambar arsitektur - mata kuliah yang paling menyita waktu karena bisa sampai seharian di studio, manggambar teknik - pusing gara perspektif yang membingungkan, dll.
Sekarang karena libur tidak ada yang bisa dikerjakan. Benar-benar kayak pengangguran - sudah pernah ngerasain pas selesai UN, nganggur. Gara-gara tidak ada yang dikerjakan bawaannya kangen ma z'mbie terus. Hehehehe.. Missing someone is really hurt my feeling - wanna cried for every night.
Apalagi kalau kita berdua tinggal di kota yang bersebelahan. Faktor itulah kadang-kadang membuat kita susah bertemu karena harus siap dari jauh hari - tapi lebih sering ketemunya mendadak sih. Pas libur seperti ini dia lagi sibuk berlibur dengan teman-teman seangkatan. Sedangkan angkatanku menungguku atau seseorang untuk mengatur acara. Huufft - ga tau apa orang lagi cape..
Sekarang karena libur tidak ada yang bisa dikerjakan. Benar-benar kayak pengangguran - sudah pernah ngerasain pas selesai UN, nganggur. Gara-gara tidak ada yang dikerjakan bawaannya kangen ma z'mbie terus. Hehehehe.. Missing someone is really hurt my feeling - wanna cried for every night.
Apalagi kalau kita berdua tinggal di kota yang bersebelahan. Faktor itulah kadang-kadang membuat kita susah bertemu karena harus siap dari jauh hari - tapi lebih sering ketemunya mendadak sih. Pas libur seperti ini dia lagi sibuk berlibur dengan teman-teman seangkatan. Sedangkan angkatanku menungguku atau seseorang untuk mengatur acara. Huufft - ga tau apa orang lagi cape..
Saturday, 9 January 2010
Oh my,, I'm so useless for Him.
I'm relaize something...
Aku tahu kalau Z'mbie baik banget sama aku. Dia menepati janjinya seperti sebulan lalu - seneng banget loh. Yang paling aku syukuri kalau kita sama di jurusan yang sama. Artinya masing-masing dari kami akan saling mengerti kesibukan kuliah yang benar-benar tidak bisa diganggu gugat. Hampir disetiap masalah aku jalanin sebaik mungkin dengan berpikir 3x - soalnya aku suka mikir. Banyak mata kuliah yang selalu membuatku panik ga jelas kayak orang gila. Tp z'mbie ada untukku. Hal itu membuatku tenang sejujurnya.
Tapi ada hal yang baru aku sadari sekarang, z'mbie jarang bercerita mengenai tugas ataupun masalah dibandingkan dulu. Sebagai orang yang paling aku sayangi aku tidak mau dia menghadapi segalanya sendiri - kalau dia bisa ya gpp sih. Lama-lama aku merasa kalau aku tidak berguna untuk nya. Aku ingin sekali bantu walau dikit.
Kalau di perumpamaan,,,
Jika z'mbie lagi gambar mery mau jadi pensilnya.
Kalau z'mbie lagi ngedit gambar mery mau jadi adobe-nya..
Kalau z'mbie lagi bikin perspektif mery mau jadi autocad ataupun meja gambar.
Kalau lagi mau pergi mery mau jadi sopirnya.
Kalau z'mbie lg pusing mery mau jadi obatnya..
Kalau z'mbie lagi kesepian, jengkel, marah, atau sejenisnya mery akan berusaha untuk selalu ada untuk mbie.
I wanna be something useful but i know that's impossible to do karena saat ini mery sebagai junior yang bagaimanapun z'mbie pasti lebih mampu hadapi semuanya daripada mery. Kan z'mbie lebih tinggi semesternya dari mery. Duh. Kenapa aku jadi useless gini bagi dia ya. Sedihnya. Hiks.
Aku tahu kalau Z'mbie baik banget sama aku. Dia menepati janjinya seperti sebulan lalu - seneng banget loh. Yang paling aku syukuri kalau kita sama di jurusan yang sama. Artinya masing-masing dari kami akan saling mengerti kesibukan kuliah yang benar-benar tidak bisa diganggu gugat. Hampir disetiap masalah aku jalanin sebaik mungkin dengan berpikir 3x - soalnya aku suka mikir. Banyak mata kuliah yang selalu membuatku panik ga jelas kayak orang gila. Tp z'mbie ada untukku. Hal itu membuatku tenang sejujurnya.
Tapi ada hal yang baru aku sadari sekarang, z'mbie jarang bercerita mengenai tugas ataupun masalah dibandingkan dulu. Sebagai orang yang paling aku sayangi aku tidak mau dia menghadapi segalanya sendiri - kalau dia bisa ya gpp sih. Lama-lama aku merasa kalau aku tidak berguna untuk nya. Aku ingin sekali bantu walau dikit.
Kalau di perumpamaan,,,
Jika z'mbie lagi gambar mery mau jadi pensilnya.
Kalau z'mbie lagi ngedit gambar mery mau jadi adobe-nya..
Kalau z'mbie lagi bikin perspektif mery mau jadi autocad ataupun meja gambar.
Kalau lagi mau pergi mery mau jadi sopirnya.
Kalau z'mbie lg pusing mery mau jadi obatnya..
Kalau z'mbie lagi kesepian, jengkel, marah, atau sejenisnya mery akan berusaha untuk selalu ada untuk mbie.
I wanna be something useful but i know that's impossible to do karena saat ini mery sebagai junior yang bagaimanapun z'mbie pasti lebih mampu hadapi semuanya daripada mery. Kan z'mbie lebih tinggi semesternya dari mery. Duh. Kenapa aku jadi useless gini bagi dia ya. Sedihnya. Hiks.
Hamsterku bunuh diri. Percaya?
Aku punya dua ekor hamster yang sudah kupelihara dari 2 bulan lalu. Mereka kupelihara dengan penuh kasih sayang. Aku rajin mengganti air minumnya setiap hari. Aku memberi makanan yang beragam. Aku juga mengganti ampas kayu setiap minggunya. Aku memberi waktu nya untuk keluar kandang 1 jam perhari. Kurang bahagia apa coba.
Tapi hal itu tdak berlangsung lama. Makin lama ujian nasional makin datang merangkak perlahan-lahan seperti laba-laba. Makin lama hamster itu aku telantarkan. Aku mulai jarang merawatnya. Kasih makan juga kalau makanannya memang habis. Kandang jarang dibersihkan. Walaupun hamster rajin mandi sendiri tapi kalau kandang bau yang tetap saja bau. Aku mulai merubah jadwalku untuk belajar.
Ujian Nasional itu benar-benar terasa berat bagiku. Aku mulai berpikir macam-macam jikalau aku tidak lulus. Mulailah pikiran-pikiran negatif menyergap pikiranku dan membunuh harapan untuk kuliah. Karena ujian nasional makin mendekat si hamster mulai merasa dianaktirikan. Maka ketika aku membuka kandang agar mereka bisa jalan-jalan dikamar mereka senang sekali. Mereka berdua mulai berlari-lari kesana kemari. Kamarku terletak di lantai 2 - makanya punya teras. Tempat yang biasa di pakai jalan-jalan hamster yaitu dalam kamarku sampai teras. Mereka kubiarkan jalan-jalan sendiri seperti biasa.
Entah ini karena mereka merasa tidak bahagia lagi untuk dirawat olehku tiba-tiba mereka berjalan ke teras dan dengan gampangnya meloncati teras itu dan jatuh ke kolam - dibawah teras ada kolam ikan. Tidak usah diceritain lagi pasti sudah tahulah nasib hamsternya. Dari sini aku baru belajar ada juga istilah bunuh diri pada kamus hamster - bukankah binatang hidup pada instingnya? Duh jangan tanya, aku juga ga ngerti. Haha. Duh.. Semoga arwah hamster kesayanganku tenang. Maafkanlah majikanmu yang jahanam ini. Maaf ya.
Tapi hal itu tdak berlangsung lama. Makin lama ujian nasional makin datang merangkak perlahan-lahan seperti laba-laba. Makin lama hamster itu aku telantarkan. Aku mulai jarang merawatnya. Kasih makan juga kalau makanannya memang habis. Kandang jarang dibersihkan. Walaupun hamster rajin mandi sendiri tapi kalau kandang bau yang tetap saja bau. Aku mulai merubah jadwalku untuk belajar.
Ujian Nasional itu benar-benar terasa berat bagiku. Aku mulai berpikir macam-macam jikalau aku tidak lulus. Mulailah pikiran-pikiran negatif menyergap pikiranku dan membunuh harapan untuk kuliah. Karena ujian nasional makin mendekat si hamster mulai merasa dianaktirikan. Maka ketika aku membuka kandang agar mereka bisa jalan-jalan dikamar mereka senang sekali. Mereka berdua mulai berlari-lari kesana kemari. Kamarku terletak di lantai 2 - makanya punya teras. Tempat yang biasa di pakai jalan-jalan hamster yaitu dalam kamarku sampai teras. Mereka kubiarkan jalan-jalan sendiri seperti biasa.
Entah ini karena mereka merasa tidak bahagia lagi untuk dirawat olehku tiba-tiba mereka berjalan ke teras dan dengan gampangnya meloncati teras itu dan jatuh ke kolam - dibawah teras ada kolam ikan. Tidak usah diceritain lagi pasti sudah tahulah nasib hamsternya. Dari sini aku baru belajar ada juga istilah bunuh diri pada kamus hamster - bukankah binatang hidup pada instingnya? Duh jangan tanya, aku juga ga ngerti. Haha. Duh.. Semoga arwah hamster kesayanganku tenang. Maafkanlah majikanmu yang jahanam ini. Maaf ya.
Pelarian Pelajaraan : Perpustakaan
Ketertekanan karena ujian nasional selalu membuatku ingin lari dari kenyataan. Stress menjadi hal biasa yang selalu kuterima dengan muka masam. Karena aku benar-benar tidak tertarik dengan pelajaran maka tujuanku untuk sekolah adalah mengunjungi perpustakaan sekolah. Aku selalu menyempatkan diri untuk datang dan meminjam buku yang menarik untuk dibawa pulang. Hal ini selalu kulakukan selama berbulan-bulan dengan meninggalkan segunung buku pelajaran yang tidak pernah kusentuh.
Akhirnya suatu hari ketika rapot bayangan diambil, Ibuku marah sekali dan melarangku untuk meminjam buku di perpustakaan lagi ataupun membeli buku selain pelajaran. Aku tahu beliau marah sekali, tapi tetap saja aku cuekin dan tetap melanjutkan apa yang sudah menjadi kebiasaanku. Aku suka sekali dengan penjaga perpustakaan. Namanya Ms Lilya. Dia baik sekali dan sepertinya bukan orang yang suka marah-marah. Tipe orang yang berkehidupan damai. Kerjaannya tentu saja menjaga ruangan perpustakaan yang membosankan. Setiap hari pandangannya hanya buku-buku lusuh yang tidak berjodoh dengan murid bandel. Setiap hari hanya ada sekitar tiga murid yang memang berniat datang. Alasannya sederhana :meminjam buku, ingin menyendiri atau cuman lihat-lihat nasib ruangan dipojok koridor yang tidak ada daya tarik sama sekali.
Aku suka kesana bukan hanya meminjam buku tapi juga tertarik pada penjaganya. Dia tidak bosan pada pekerjaannya malah ditekuninya bertahun-tahun. Selain itu dia juga rajin membersihkan buku-buku dan sesuatu yang bersudut. Itulah yang membuatku sangat penasaran dengan orang ini.
Dulu aku sudah membayangkan sebuah perpustakaan yang terbelangkai dengan penjaga yang membosankan. Ruangan dengan banyak kutu buku dan sarang laba-laba disana-sini. Aku sudah berencana untuk menangkap seekor laba-laba untuk di experiment pribadi - hanya berencana tapi yang pasti tidak mungkin lah. Tapi nyatanya sangat berbeda. Ms Lilya sangat menyukai pekerjaan ini dan tidak mau dipecat hanya karena tidak mencatat laporan peminjaman buku atau sejenisnya. Dia sangat bersih dan praktis dalam melakukan sesuatu. Begitupula ruangan perpustakaannya, bersih dan rapi. Walaupun sumpek, buku-buku masih bisa berjejer rapi seperti pengemis yang minta uang tanpa harapan. Si buku seperti minta tolong untuk bisa dipakai baca agar berguna. Sama seperti pengemis, tersingkir dan tidak diperhatikan. Penjaganya seperti orang yang membagi-bagi brosur ditengah jalan tapi tak seorangpun yang mau membagi waktu untuk sekedar mampir dan menerima brosurnya. Ms Lilya selalu tersenyum setiap ada yang masuk berkunjung. Dan tentu saja tidak ada yang mau meminjam buku. Tapi disinilah kuhabiskan satu tahun - karena setelah setahun kemudian kepala sekolah diganti dan keadaan sekolah cukup berubah drastis mulai dari peraturan hingga perpustakaan unik ini.
Salah satu faktor tidak ada pengunjung diperpustakaan adalah murid-muridnya. Sekolahku merupakan sekolah elit yang berisi sekumpulan murid kaya tingkat menengah hingga atas. Jadi sangat mungkin mereka dapat membeli buku apa saja yang diinginkan. Buku-buku diperpustakaan sangat kuno dan hanya berisi kata-kata kuno dan susah. Dapat dikatakan perpustakaan dalam sekolah swasta elit sering terbelangkai dan tidak diinginkan siswa. Semoga saja pihak kepala sekolah dapat mengantisipasi hal ini selalu meng-update buku buku baru.
Akhirnya suatu hari ketika rapot bayangan diambil, Ibuku marah sekali dan melarangku untuk meminjam buku di perpustakaan lagi ataupun membeli buku selain pelajaran. Aku tahu beliau marah sekali, tapi tetap saja aku cuekin dan tetap melanjutkan apa yang sudah menjadi kebiasaanku. Aku suka sekali dengan penjaga perpustakaan. Namanya Ms Lilya. Dia baik sekali dan sepertinya bukan orang yang suka marah-marah. Tipe orang yang berkehidupan damai. Kerjaannya tentu saja menjaga ruangan perpustakaan yang membosankan. Setiap hari pandangannya hanya buku-buku lusuh yang tidak berjodoh dengan murid bandel. Setiap hari hanya ada sekitar tiga murid yang memang berniat datang. Alasannya sederhana :meminjam buku, ingin menyendiri atau cuman lihat-lihat nasib ruangan dipojok koridor yang tidak ada daya tarik sama sekali.
Aku suka kesana bukan hanya meminjam buku tapi juga tertarik pada penjaganya. Dia tidak bosan pada pekerjaannya malah ditekuninya bertahun-tahun. Selain itu dia juga rajin membersihkan buku-buku dan sesuatu yang bersudut. Itulah yang membuatku sangat penasaran dengan orang ini.
Dulu aku sudah membayangkan sebuah perpustakaan yang terbelangkai dengan penjaga yang membosankan. Ruangan dengan banyak kutu buku dan sarang laba-laba disana-sini. Aku sudah berencana untuk menangkap seekor laba-laba untuk di experiment pribadi - hanya berencana tapi yang pasti tidak mungkin lah. Tapi nyatanya sangat berbeda. Ms Lilya sangat menyukai pekerjaan ini dan tidak mau dipecat hanya karena tidak mencatat laporan peminjaman buku atau sejenisnya. Dia sangat bersih dan praktis dalam melakukan sesuatu. Begitupula ruangan perpustakaannya, bersih dan rapi. Walaupun sumpek, buku-buku masih bisa berjejer rapi seperti pengemis yang minta uang tanpa harapan. Si buku seperti minta tolong untuk bisa dipakai baca agar berguna. Sama seperti pengemis, tersingkir dan tidak diperhatikan. Penjaganya seperti orang yang membagi-bagi brosur ditengah jalan tapi tak seorangpun yang mau membagi waktu untuk sekedar mampir dan menerima brosurnya. Ms Lilya selalu tersenyum setiap ada yang masuk berkunjung. Dan tentu saja tidak ada yang mau meminjam buku. Tapi disinilah kuhabiskan satu tahun - karena setelah setahun kemudian kepala sekolah diganti dan keadaan sekolah cukup berubah drastis mulai dari peraturan hingga perpustakaan unik ini.
Salah satu faktor tidak ada pengunjung diperpustakaan adalah murid-muridnya. Sekolahku merupakan sekolah elit yang berisi sekumpulan murid kaya tingkat menengah hingga atas. Jadi sangat mungkin mereka dapat membeli buku apa saja yang diinginkan. Buku-buku diperpustakaan sangat kuno dan hanya berisi kata-kata kuno dan susah. Dapat dikatakan perpustakaan dalam sekolah swasta elit sering terbelangkai dan tidak diinginkan siswa. Semoga saja pihak kepala sekolah dapat mengantisipasi hal ini selalu meng-update buku buku baru.
Friday, 8 January 2010
Welcome to my page
Selamat Datang di Blog saya.
Saya disini murni bertujuan untuk berbagi cerita tentang kehidupan saya dan mungkin tentang orang lain yang mungkin nama akan di samarkan. Selain nama orang, nama tempat akan saya sensor untuk kepentingan dan ketenangan bersama - jiahh lebay,, tapi ini serius.
Terimakasih sudah membaca blog saya. Jika ada yang salah, tersinggung, atau apapun namanya tolong dimaafkan ya. Terimakasih juga bagi orang-orang disekitar saya yang sudah memberikan pengalaman hidup yang membuat saya menghadapi masalah dengan ribuan cara yang unik. Tanpa mereka mungkin saya sudah masuk ke neraka hidup.
Saya disini murni bertujuan untuk berbagi cerita tentang kehidupan saya dan mungkin tentang orang lain yang mungkin nama akan di samarkan. Selain nama orang, nama tempat akan saya sensor untuk kepentingan dan ketenangan bersama - jiahh lebay,, tapi ini serius.
Terimakasih sudah membaca blog saya. Jika ada yang salah, tersinggung, atau apapun namanya tolong dimaafkan ya. Terimakasih juga bagi orang-orang disekitar saya yang sudah memberikan pengalaman hidup yang membuat saya menghadapi masalah dengan ribuan cara yang unik. Tanpa mereka mungkin saya sudah masuk ke neraka hidup.
Labels:
pendahuluan
Subscribe to:
Comments (Atom)