Tuesday, 24 July 2012

Studio & KP

Waah, sudah lama tidak nulis blog. Hoho. Banyak kesibukan belakangan. Apalagi studioku yang paling terakhir ini ( studio4 ) ekstrem banget temanya, Terminal International Airport. Oh damn! I need miracle to do that! Akhirnya aku terus-terusan 1 semester dikejar-kejar deadline. Deadline dekat banget. Tiap Evaluasi, form penilaian baru diberikan sehari sebelum dikumpul. Alhasil hasil yang dikumpulkan tidak sesuai dengan target. Trus bagaimana bisa sesuai kalau dikasih waktunya hanya 1 hari. Ya ampun..

Akhirnya selesai juga studio yang sangat sangat tersiksa itu. Apalagi diikuti dengan Mata Kuliah KP ( Kerja Praktek ). Mata kuliah ini merupakan matakuliah wajib juga. Dan berjalan sesuai dengan kapan mahasiswanya mendapatkan proyek yang disetujui. Waktu lagi stress Studio4, aku dan temanku seorang ikut mengajukan proyek agar pas nanti liburan tidak harus perkutat dengan KP. Dan setelah perjuangan bolak balik ajukan proyek selama dua minggu, akhirnya disetujui juga. Ah, lega banget. Tapi ternyata dari sinilah perjuangan sesungguhnya dimulai.

Dosen pembimbing KP ada dua orang yang diutus oleh Dosen Koor. Setelah di acc ( disetujui ), mahasiswa harus menemui kedua dosen ini segera untuk menjalankan intruksi KP dari masing - masing dosen. Kedua dosen ini sebenarnya pernah mengajarku di matakuliah sebelumnya, dan keduanya terkenal susah ditemui dikampus. Apalagi salah satunya adalah lulusan S3 di Nagoya, Jepang. Dalam pikiranku, sudah muncul pikiran - pikiran yang ga enak.

Selama KP bersama kedua dosen pembimbing banyak sekali lika-likunya. Misalnya Dosen 1, anggap saja namanya Pak Wid. Pertama kali menelpon beliau,

Aku : Selamat siang pak. Dengan Pak W?
Pak W : Ya, saya pak w.

A: Pak, saya mau minta waktu untuk asistensi KP. Saya baru mendapatkan acc KP 3 hari lalu. Kapan bpk punya waktu?
P: hm,, baru KP ya? angkatan berapa?
A: 2009. hari ini bisa pak?
P: hari ini? Hari ini saya bisa. Sekarang ya.
A: Hah? Sampai jam berapa? *lirik jam dinding menunjukan jam 4.30 sore
P: Kalau hari ini saya bisanya sampai jam 5. Kalau mau ya sekarang. Saya tunggu 5 menit di rumah. Nanti jam 6 saya ada ngajar jadi tidak bisa karena selesai ngajar malam. Jadi bagaimana?
A: Eeer maaf,, rumah bapak dimana ya?
P: di mengwi.
A: Hm, begini pak. Saya posisi lagi di denpasar. Butuh waktu lebih dari 1 jam untuk sampai di mengwi dan mencari rumah bapak. Jadi rasanya tidak bisa 5 menit lagi saya sudah dirumah bapak. Bagai- (dipotong)
P: Loh, Saya hanya punya waktu sekarang. Kalau Anda tinggal sebelah rumah saya, ya 5 menit juga nyampe. Ya Anda maunya bagaimana?
A: ( Berpikir keras + kesal). Besok saja kalau begitu. Besok jam berapa pak? Jam 5 pagi?
P: ooh, tidak mau hari ini? Haha. kalau besok temui saya di kampus jam 5 sore ya.

Oke, itu cuman salah satu percakapan yang tidak masuk akal antara aku dan Pak Wid. Heeer,,, mau buat janji, yang ada sampai dikerjai begitu. Lain halnya dengan dosen satunya lagi, anggap saja namanya Pak K. Pasti kata-katanya menusuk seperti percakapan berikut ini;

A: ya jadi proyeknya sedang berjalan dan sedang mengerjakan bagian sloof. Para tukangnya lagi buat pembesian dan bekisting.
P: ada fotonya? hm,,, *sambil lihat foto
A: Material ditaruh persis depan lokasi proyek pak.
P: hm,,, ini besi ukuran berapa?
A: eer,, saya tidak perhatikan. Nanti akan saya ukur.
P: loh, bukannya itu yang harusnya Anda perhatikan dilapangan. Jangan cuman lihat tukang bekerja atau tidak tapi harus melihat teknis pengerjaannya.
A: iya pak.
P: Trus pasirnya bagaimana? Asal pasirnya dari mana?
A: Maksudnya belinya dimana? saya tidak tau.
P: ooh bukan.. Maksudnya asal pasirnya. Dari gunung mana dia? Apakah dari karangasem atau dimana? dan diprosesnya bagaimana? apakah berasal dari erosi atau apa?
A: ooh, ya akan saya cari tau.
P: haha Anda dilapangan tidak melakukan apa-apa ya? Nanti harus dilengkapi lagi. Dan harus yang penting saja. Cek juga asal bahan lainnya ya.
A: ya pak.
P: km kan kedudukannya di sarjana, tapi begini saja tidak tau. Belajar lebih banyak ya..

Yah, akhirnya aku pulang sambil memikirkan pasir. Haha. Menyebalkan sekali deh. Hal yang tidak begitu penting disinggung-singgung. Benar - benar cari kesalahan. Tapi setelah memasuki masa KP bulan ke 2, mereka sudah mulai melunak. Misalnya Pak W berkata kalau tidak mengerti langsung tanya bapak ya, sebanyak-banyaknya. Dan Pak K yang sudah mulai bosan mengecek laporanku karena sudah kehabisan bahan untuk di gali-gali lagi. Dan alhasil KP berjalan baik dan berakhir pada tanggal 10 Juli 2012. Dengan ini aku jadi sangat berterimakasih pada kedua dosenku yang 'jahat' tapi sebenarnya baik. Aku jadi benar - benar belajar banyak di proyek. Tq for Koga too yang suka antar - antar ke proyek. Tq untuk Pak desi yang mau komat kamit jelasin yang tidak kumengerti, ah baik sekali deh. Tq juga untuk seluruh staff kantor developernya. Dan jangan lupa thankyou untuk satu -satunya teman seperjuangan KP-ku pada saat itu, Mita.